TRAINING ELECTRICAL ASSET MANAGEMENT
Latar Belakang
Manajemen aset kelistrikan merupakan aspek penting dalam menjaga keandalan, efisiensi, dan keselamatan sistem tenaga listrik, baik di industri, pembangkit, maupun fasilitas umum. Aset kelistrikan seperti trafo, switchgear, kabel, dan peralatan distribusi membutuhkan pengelolaan yang terstruktur agar dapat beroperasi optimal serta memperpanjang usia pakai. Dengan penerapan Electrical Asset Management yang baik, perusahaan dapat meminimalisasi risiko kegagalan peralatan, mengurangi biaya operasional, dan memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan serta regulasi yang berlaku.
Tujuan TRAINING ELECTRICAL ASSET MANAGEMENT
-
Memberikan pemahaman konsep manajemen aset kelistrikan.
-
Meningkatkan keterampilan dalam monitoring, evaluasi, dan perawatan aset listrik.
-
Menyediakan strategi perencanaan pengelolaan aset secara efektif.
-
Mengurangi risiko downtime dan meningkatkan efisiensi biaya operasional.
Materi TRAINING ELECTRICAL ASSET MANAGEMENT
-
Konsep dasar Electrical Asset Management
-
Identifikasi dan klasifikasi aset kelistrikan
-
Teknik inspeksi dan pemeliharaan preventif/predictive
-
Monitoring kondisi aset (condition monitoring)
-
Strategi perencanaan investasi dan penggantian aset
-
Analisis risiko dan manajemen keandalan aset listrik
-
Implementasi standar internasional (ISO 55000, IEC)
-
Studi kasus dan best practice industri
Metode
-
Presentasi interaktif
-
Diskusi kelompok
-
Studi kasus
-
Simulasi dan praktik lapangan
TRAINING ELECTRICAL ASSET MANAGEMENT
Peserta
-
Engineer dan teknisi listrik
-
Supervisor pemeliharaan
-
Manajer operasi dan asset management
-
Konsultan dan praktisi energi
-
Pihak lain yang terlibat dalam pengelolaan aset kelistrikan
