Pelatihan DevOps Engineer
1. Latar Belakang:
Di era transformasi digital, integrasi antara tim pengembang dan operasional menjadi sangat penting. DevOps hadir sebagai pendekatan yang menggabungkan proses pengembangan (development) dan operasional (operations) agar lebih efisien, otomatis, dan terukur. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan melakukan deployment lebih cepat dan andal.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis DevOps, mulai dari otomatisasi pipeline, pengelolaan kontainer (Docker, Kubernetes), hingga penggunaan tools CI/CD. DevOps Engineer kini menjadi peran strategis dalam industri teknologi, dan pelatihan ini menjawab kebutuhan kompetensi tersebut.
2. Tujuan Pelatihan
Pelatihan ini bertujuan untuk:
- Memahami konsep dan prinsip DevOps.
- Mampu mengelola pipeline CI/CD secara efektif.
- Menguasai tool DevOps seperti Git, Docker, Jenkins, dan Kubernetes.
- Meningkatkan kolaborasi antara tim developer dan operations.
4. Materi Pelatihan
Materi pelatihan mencakup, tetapi tidak terbatas pada:
- Pengenalan DevOps dan Praktik Agile
- Version Control dengan Git & GitHub
- Continuous Integration menggunakan Jenkins
- Continuous Deployment dan Delivery
- Infrastruktur sebagai Kode (IaC) dengan Terraform
- Pengelolaan Kontainer menggunakan Docker
- Orkestrasi dengan Kubernetes
- Monitoring & Logging DevOps Tools (Grafana, Prometheus)
5. Metode Pelatihan
Presentasi interaktif
Diskusi kelompok
Studi kasus
Role play/simulasi
Latihan individu & kelompok
