In-House Training Optimalisasi Transportasi Multimoda dalam Menunjang Kelancaran Logistik Daerah

Ikuti In-House Training Optimalisasi Transportasi Multimoda untuk memperlancar arus logistik daerah dan meningkatkan efisiensi distribusi barang.

Tag Terkait

Rp5.000.000

Deskripsi dan Penjelasan

Sektor logistik merupakan urat nadi perekonomian yang menghubungkan pusat produksi, kawasan industri, simpul transportasi, dan konsumen akhir. Di era globalisasi dan otonomi daerah saat ini, tantangan terbesar yang dihadapi oleh pemerintah daerah adalah bagaimana menekan biaya logistik yang masih relatif tinggi serta mempercepat waktu tempuh distribusi barang. Keterbatasan konektivitas antarmoda sering kali menjadi sumbatan utama yang mengakibatkan disparitas harga komoditas antarwilayah dan menurunkan daya saing investasi di daerah.

Untuk mengatasi permasalahan struktural tersebut, pendekatan parsial yang hanya berfokus pada satu moda transportasi tidak lagi efektif. Diperlukan sebuah lompatan strategis melalui penerapan sistem transportasi multimoda yang terintegrasi secara utuh. Guna membekali aparatur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait dengan keahlian tata kelola distribusi modern, penyelenggaraan program peningkatan kapasitas SDM yang terfokus menjadi sangat krusial. Program ini dirancang khusus untuk memberikan pemahaman teknis, regulasi, dan operasional dalam menyatukan berbagai moda angkutan guna menciptakan rantai pasok yang andal dan efisien.


Memahami Konsep Ragam Transportasi Multimoda dalam Ekosistem Logistik

Transportasi multimoda secara definisi merupakan kegiatan pengangkutan barang dengan menggunakan paling sedikit dua moda transportasi yang berbeda, atas dasar satu kontrak pengangkutan yang menggunakan dokumen pengangkutan multimoda, dari satu tempat diterimanya barang oleh operator transportasi multimoda ke suatu tempat yang ditentukan untuk penyerahan barang tersebut. Karakteristik utama dari sistem ini adalah adanya integrasi pelayanan, keterpaduan fisik antar-simpul, serta simplifikasi administrasi dokumen.

Aparatur di tingkat daerah, terutama yang bertugas dalam perencanaan makro, wajib memahami bahwa konektivitas yang lancar tidak tercipta secara instan dengan sekadar membangun jalan tol atau pelabuhan besar. Keberhasilan sistem ini sangat ditentukan oleh kualitas transfer poin atau simpul integrasi, seperti terminal barang terpadu, pusat logistik berikat, kering pelabuhan (dry port), dan fasilitas bongkar muat yang terdigitalisasi. Pemahaman mendalam mengenai arsitektur jaringan distribusi ini merupakan materi inti yang diajarkan dalam program Bimbingan Teknis Dinas Perhubungan.

Dengan menguasai konsep integrasi moda, Dinas Perhubungan daerah dapat menyusun perencanaan ruang transportasi yang selaras dengan potensi komoditas unggulan wilayahnya. Hal ini akan mencegah terjadinya inefisiensi seperti truk muatan overload yang merusak jalan raya karena tidak tersedianya alternatif angkutan kereta api barang atau pelabuhan penyeberangan yang memadai.


Urgensi Keterpaduan Moda Transportasi untuk Perekonomian Wilayah

Mengapa optimalisasi transportasi multimoda ini menjadi hal yang sangat mendesak dan wajib dikuasai oleh aparatur perhubungan di daerah? Ada beberapa alasan strategis yang mendasarinya:

1. Menurunkan Biaya Logistik Nasional dan Daerah

Biaya logistik di Indonesia saat ini masih menduduki persentase yang cukup tinggi terhadap Produk Domestik Buruto (PDB) jika dibandingkan dengan negara-negara maju. Salah satu pemicunya adalah inefisiensi di simpul-simpul bongkar muat (handling cost) serta waktu tunggu kapal (dwelling time) yang lama akibat akses jalan darat yang macet. Dengan integrasi multimoda yang presisi, biaya-biaya tersembunyi ini dapat dipangkas secara signifikan.

2. Memperpanjang Umur Teknis Infrastruktur Jalan Raya

Saat ini, beban angkutan logistik nasional masih didominasi oleh moda transportasi darat menggunakan truk. Hal ini memicu fenomena kendaraan kelebihan muatan (Over Dimension Over Load / ODOL) yang menjadi penyebab utama kerusakan dini jalan-jalan daerah. Dengan mengalihkan sebagian beban logistik ke moda kereta api barang atau angkutan laut jarak pendek (short sea shipping), beban jalan raya akan berkurang dan anggaran pemeliharaan jalan daerah dapat dialokasikan untuk sektor produktif lainnya.

3. Implementasi Cetak Biru Pengembangan Logistik Nasional

Pemerintah pusat melalui kementerian teknis telah menetapkan arah kebijakan makro penataan logistik yang wajib diturunkan ke dalam rencana kerja pembangunan daerah (RKPD). Regulasi komprehensif mengenai tata cara dan standardisasi pelayanan angkutan logistik terpadu ini tercantum secara jelas dalam portal resmi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, yang menjadi rujukan utama bagi penyusunan dokumen tata ruang transportasi di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Kurikulum dan Silabus Pelatihan Khusus Transportasi Multimoda Daerah

Program pelatihan dengan skema In-House Training ini disusun secara sistematis dengan memadukan aspek teoretis, analisis regulasi nasional, serta simulasi perencanaan jaringan pasok lokal secara riil.

Kluster Materi PelatihanPokok Bahasan UtamaTarget Output Kompetensi Peserta
Konektivitas Simpul LogistikPerencanaan Dry Port, Terminal Barang, Kawasan Industri Terpadu, Fasilitas Pergudangan ModernMampu merancang tata letak dan fungsi simpul integrasi antarmoda yang efektif dan minim hambatan.
Tata Hukum & RegulasiUU Perkeretaapian, UU Pelayaran, Regulasi Bisnis Multimoda, Dokumen Kontrak TunggalMampu menyusun draf kebijakan daerah yang memfasilitasi kemudahan izin operasional logistik terpadu.
Teknis Operasional LogistikCross-Docking, Standardisasi Kontainer, Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain), Optimalisasi RuteMampu menghitung efisiensi biaya dan waktu tempuh perpindahan barang antar-moda secara presisi.
Digitalisasi Rantai PasokPenerapan IoT, Logistics Information System, Tracking & Tracing, Integrasi Data PelabuhanMampu mengonsepkan platform digital lokal untuk memantau arus keluar masuk komoditas daerah.

Analisis Mendalam Aspek Teknis Manajemen Multimoda

Untuk memberikan fondasi pengetahuan yang kuat, berikut adalah penjabaran mendalam mengenai elemen-elemen teknis utama yang menjadi pilar keberhasilan transportasi multimoda:

Penataan Fasilitas Pergudangan dan Gudang Konsolidasi

Dalam rantai pasok modern, gudang tidak lagi berfungsi sebagai tempat penyimpanan pasif barang dalam jangka waktu lama, melainkan sebagai pusat sirkulasi yang dinamis. Peserta pelatihan akan dibekali teknik cross-docking, yaitu proses bongkar barang dari kendaraan pengangkut masuk (inbound) dan langsung dimuat ke kendaraan pengangkut keluar (outbound) dengan waktu tunggu yang minimal.

Penerapan teknik ini di simpul-simpul logistik daerah sangat krusial untuk komoditas pertanian dan perikanan yang memiliki masa kedaluwarsa pendek. Dinas Perhubungan dilatih untuk memetakan lokasi gudang konsolidasi agar berada di luar ring macet perkotaan namun memiliki akses cepat ke pelabuhan atau stasiun kereta api.

Perhitungan Biaya Total Logistik (Total Logistics Cost Analysis)

Aparatur daerah sering kali terkecoh dengan biaya angkut murah di satu moda, namun mengabaikan biaya tinggi pada proses transfernya. Melalui pelatihan ini, peserta diajarkan rumusan matematis untuk menghitung biaya total, yang meliputi biaya angkut (freight cost), biaya bongkar muat (handling cost), biaya dokumentasi, biaya asuransi, hingga biaya oportunitas akibat keterlambatan. Dengan analisis biaya total ini, pemerintah daerah dapat memberikan rekomendasi yang objektif kepada para pelaku usaha mengenai rute distribusi yang paling efisien.

Pengelolaan Dokumen Tunggal (Single Transport Document)

Salah satu hambatan utama transportasi lintas moda konvensional adalah banyaknya dokumen yang harus diurus oleh pemilik barang setiap kali bertukar kendaraan. Dalam sistem multimoda modern, hal ini dipangkas menggunakan Dokumen Angkutan Multimoda Tunggal. Pemahaman hukum mengenai hak, kewajiban, dan tanggung jawab hukum operator multimoda (Multimodal Transport Operator) ini menjadi kunci penting untuk memberikan kepastian hukum dan kenyamanan berinvestasi bagi pelaku logistik di daerah.


Metodologi Pelatihan Eksklusif Berbasis Kebutuhan Riil Daerah

Penyelenggaraan pelatihan dengan format In-House Training memiliki keunggulan kompetitif utama dibandingkan kelas reguler, yaitu fleksibilitas kustomisasi materi yang disesuaikan langsung dengan karakteristik geografis dan potensi ekonomi daerah penyelenggara.

Fokus Khusus Wilayah Kepulauan dan Pesisir

Bagi pemerintah daerah yang wilayahnya terdiri dari pulau-pulau atau memiliki garis pantai panjang, kurikulum akan difokuskan pada konektivitas Sea Tollway (Tol Laut). Materi akan menitikberatkan pada optimalisasi pelabuhan penyeberangan, sinkronisasi jadwal kapal perintis dengan truk angkutan darat, serta penanganan logistik bahan pokok penting untuk mencegah terjadinya inflasi daerah akibat cuaca buruk.

Fokus Khusus Wilayah Daratan dan Perkeretaapian

Bagi wilayah yang berada di jalur utama darat dan dilewati jaringan rel, pelatihan akan diarahkan pada optimalisasi angkutan barang berbasis kereta api. Peserta akan dilatih bagaimana mengintegrasikan area stasiun barang dengan kawasan industri terdekat melalui pembangunan jalur rel khusus (spoor simpul) atau penguatan kapasitas jalan kelas satu untuk truk kontainer menuju stasiun. Pengaturan teknis mengenai keselamatan di perlintasan sebidang juga menjadi materi pelengkap yang krusial, yang regulasi teknis keselamatannya dapat dipelajari pada situs resmi Direktorat Jenderal Perkeretaapian.


Contoh Kasus Nyata: Sinkronisasi Multimoda Komoditas Perkebunan di Wilayah Sumatra

Untuk memperjelas implementasi ilmu logistik terpadu, mari kita bedah sebuah kasus keberhasilan perbaikan sistem distribusi komoditas unggulan daerah melalui pendekatan multimoda.

Kondisi Awal Masalah

Wilayah Provinsi Y merupakan salah satu penghasil utama komoditas crude palm oil (CPO) dan karet. Masalah utama yang dihadapi adalah tingginya biaya distribusi dari area perkebunan pedalaman menuju pelabuhan ekspor utama yang mencapai 35% dari nilai jual produk.

Truk-truk pengangkut CPO sering terjebak kemacetan di jalan arteri provinsi selama belasan jam dan berulang kali memicu kerusakan jalan akibat muatan yang berlebih. Selain itu, proses bongkar muat di pelabuhan konvensional masih menggunakan sistem manual yang lambat, sehingga kapal ekspor sering kali harus membayar denda tunggu (demurrage).

Langkah Intervensi Strategis Pasca-Pelatihan Aparatur

Setelah mengikuti diklat mendalam mengenai manajemen transportasi multimoda, tim gabungan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Perhubungan setempat merumuskan tiga langkah taktis:

  1. Pembangunan Dry Port di Kawasan Penyangga: Pemerintah daerah menggandeng badan usaha milik daerah (BUMD) untuk membangun kawasan kluster logistik darat (dry port) yang dilengkapi dengan fasilitas tangki timbun modern tepat di perbatasan kawasan perkebunan.

  2. Alih Moda ke Kereta Api Barang: Menyusun perjanjian kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia untuk mengoperasikan kereta api khusus angkutan CPO langsung dari stasiun dalam kawasan dry port menuju ke area dalam pelabuhan ekspor tanpa melalui jalan raya.

  3. Penerapan Sistem Informasi Logistik Terpadu: Seluruh dokumen manifest barang digabungkan ke dalam satu sistem digital. Pengusaha cukup mengurus satu dokumen di dry port, dan status pengiriman dapat dipantau via aplikasi secara berkala oleh pembeli di luar negeri.

Hasil dan Dampak Ekonomi Riil

Dalam kurun waktu satu tahun setelah infrastruktur multimoda ini beroperasi penuh, hasil yang dicapai sangat signifikan. Biaya logistik pengiriman komoditas turun dari yang semula 35% menjadi hanya 18% dari nilai jual produk. Waktu tempuh perjalanan yang awalnya memakan waktu 2 hari terpangkas menjadi hanya 6 jam menggunakan kereta api barang.

Dampak positif lainnya adalah penurunan volume truk besar di jalan arteri sebesar 60%, yang secara langsung menurunkan angka kecelakaan lalu lintas serta menghemat anggaran pemeliharaan jalan daerah hingga miliaran rupiah per tahun.

Panduan Evaluasi Efisiensi Logistik Daerah secara Mandiri

Setelah pelaksanaan pelatihan selesai, aparatur daerah diharapkan mampu menyusun indikator kinerja utama (Key Performance Indicators) untuk mengukur performa logistik di wilayahnya masing-masing. Evaluasi berkala harus mencakup tiga parameter utama berikut:

  • Logistics Time (Waktu Logistik): Menghitung rata-rata waktu yang dibutuhkan barang sejak keluar dari lini produksi, melalui proses handling di simpul antara, hingga tiba di konsumen atau pelabuhan keberangkatan.

  • Logistics Cost (Biaya Logistik): Memantau rasio biaya logistik lokal terhadap nilai produk domestik regional bruto (PDRB) daerah untuk memastikan tren efisiensi terus berjalan positif.

  • Reliability (Keandalan Sistem): Mengukur persentase ketepatan waktu pengiriman barang dan tingkat kerusakan barang selama proses transfer antarmoda berlangsung.


Pertanyaan yang Sering Diajukan Mengenai Pelatihan Multimoda

Siapa saja peserta yang ideal untuk mengikuti In-House Training ini?

Pelatihan ini sangat direkomendasikan bagi pejabat perencana dan staf teknis dari Dinas Perhubungan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Perindustrian dan Perdagangan, jajaran pengelola Pelabuhan/Terminal, serta para pelaku usaha logistik lokal (asosiasi ekspedisi).

Apa perbedaan antara intermodal, intramodal, dan multimoda?

Intramodal adalah pengangkutan menggunakan satu moda yang sama. Intermodal adalah pengangkutan barang menggunakan beberapa moda transportasi di mana setiap moda dijalankan oleh operator yang berbeda dengan dokumen yang berbeda pula. Sedangkan multimoda adalah pengangkutan dengan beberapa moda namun berada di bawah satu operator tunggal dengan satu dokumen kontrak tunggal sejak awal hingga tujuan akhir.

Bagaimana kesiapan regulasi di daerah untuk menerapkan sistem transportasi multimoda?

Secara nasional, regulasi payung hukum sudah sangat kuat. Tugas aparatur daerah setelah mengikuti pelatihan ini adalah menyusun peraturan kepala daerah (perbup/perwali) atau peraturan daerah (perda) tentang tata ruang transportasi dan logistik lokal sebagai acuan operasional dan jaminan kepastian hukum bagi pihak swasta.

Mengapa skema In-House Training dianggap lebih menguntungkan untuk materi ini?

Karena masalah logistik setiap daerah sangat spesifik tergantung pada komoditas dan kondisi geografisnya. Dengan skema ini, instruktur kami akan membedah langsung peta transportasi daerah Anda, sehingga output dari pelatihan ini bisa langsung menjadi draf awal kebijakan atau rencana aksi tata kelola logistik lokal yang siap dieksekusi.


Optimalkan potensi ekonomi daerah Anda melalui penataan sistem transportasi multimoda yang efisien, terintegrasi, dan modern. Jangan biarkan kendala konektivitas dan tingginya biaya logistik menghambat pertumbuhan daya saing wilayah Anda. Bersama Pusat Studi Konsultasi Nasional (PSKN), kami siap menghadirkan program In-House Training eksklusif yang dirancang khusus sesuai dengan peta permasalahan logistik di daerah Anda, dipandu oleh instruktur ahli, praktisi rantai pasok nasional, serta perumus kebijakan transportasi tingkat pusat.

Segera jadwalkan pelaksanaan pelatihan terbaik langsung di instansi Anda untuk memperkuat kapasitas teknis tim perencana daerah. Hubungi pusat informasi dan konsultasi kurikulum kami sekarang juga untuk mendapatkan proposal program dan jadwal pelaksanaan melalui saluran komunikasi resmi di bawah ini:

📞 0812-6660-0643

🌐 www.trainingpskn.com

Ikuti In-House Training Optimalisasi Transportasi Multimoda untuk memperlancar arus logistik daerah dan meningkatkan efisiensi distribusi barang.

JANUARI 2026

FEBRUARI 2026

MARET 2026

Kamis – Jumat
08 – 09 Januari 2026

Kamis – Jumat
15 – 16 Januari 2026

Kamis – Jumat
22 – 23 Januari 2026

Kamis – Jumat
29 – 30 Januari 2026

Kamis – Jumat
05 – 06 Februari 2026

Kamis – Jumat
12 – 13 Februari 2026

Kamis – Jumat
19 – 20 Februari 2026

Kamis – Jumat
26 – 27 Februari 2026

Kamis – Jumat
05 – 06 Maret 2026

Kamis – Jumat
12 – 13 Maret 2026

Senin – Selasa
16 – 17 Maret 2026

Kamis – Jumat
26 – 27 Maret 2026

APRIL 2026

MEI 2026

JUNI 2026

Kamis – Jumat
02 – 03 April 2026

Kamis – Jumat
09 – 10 April 2026

Kamis – Jumat
16 – 17 April 2026

Kamis – Jumat
23 – 24 April 2026

Kamis – Jumat
30 April – 01 Mei 2026

Kamis – Jumat
07 – 08 Mei 2026

Jumat – Sabtu
15 – 16 Mei 2026

Kamis – Jumat
21 – 22 Mei 2026

Kamis – Jumat
04 – 05 Juni 2026

Kamis – Jumat
11 – 12 Juni 2026

Kamis – Jumat
18 – 19 Juni 2026

Kamis – Jumat
25 – 26 Juni 2026

JULI 2026

AGUSTUS 2026

SEPTEMBER 2026

Kamis – Jumat
02 – 03 Juli 2026

Kamis – Jumat
09 – 10 Juli 2026

Kamis – Jumat
16 – 17 Juli 2026

Kamis – Jumat
23 – 24 Juli 2026

Kamis – Jumat
30 – 31 Juli 2026

Kamis – Jumat
06 – 07 Agustus 2026

Kamis – Jumat
13 – 14 Agustus 2026

Kamis – Jumat
20 – 21 Agustus 2026

Kamis – Jumat
27 – 28 Agustus 2026

Kamis – Jumat
03 – 04 September 2026

Kamis – Jumat
10 – 11 September 2026

Kamis – Jumat
17 – 18 September 2026

Kamis – Jumat
24 – 25 September 2026

OKTOBER 2026

NOVEMBER 2026

DESEMBER 2026

Kamis – Jumat
01 – 02 Oktober 2026

Kamis – Jumat
08 – 09 Oktober 2026

Kamis – Jumat
15 – 16 Oktober 2026

Kamis – Jumat
22 – 23 Oktober 2026

Kamis – Jumat
29 – 30 Oktober 2026

Kamis – Jumat
05 – 06 November 2026

Kamis – Jumat
12 – 13 November 2026

Kamis – Jumat
19 – 20 November 2026

Kamis – Jumat
26 – 27 November 2026

Kamis – Jumat
03 – 04 Desember 2026

Kamis – Jumat
10 – 11 Desember 2026

Kamis – Jumat
17 – 18 Desember 2026

Rabu – Kamis
23 – 24 Desember 2026

Jakarta

Yello hotel harmoni


Jl. Hayam Wuruk No.6, Kb. Klp., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10120


Yogjakarta

Unisi Hotel Malioboro

Jl. Ps. Kembang No.42, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55271


Surabaya

Hotel La Lisa Surabaya

Jl. Raya Nginden No.82, Baratajaya, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60284


Malang

Gets Hotel Malang

Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119


Samarinda

Hotel Horison Samarinda

Jl. Imam Bonjol No.9, Pelabuhan, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75242


 Bandung

Best Western Premier La Grande
Jl. Merdeka No.25-29, Babakan Ciamis, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40117


Bali

Hotel ZIA Bali – Kuta

Jl. ​Ciung Wanara 17, Br. Tegal, Kuta, Kec. Kuta, Kuta, Bali 80361


Lombok

Montana Premier Senggigi

Jl. Raya Senggigi No.KM 12, Senggigi, Kec. Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Bar. 83355

Labuhan Bajo

Parlezo Hotel

GV6M+282, Labuan Bajo, Kec. Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Tim


Makassar

favehotel Pantai Losari – Makassar

Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112


Manado

Whiz Prime Hotel Megamas Manado

Kawasan Megamas, Jl. Piere Tendean, Kota Manado, Sulawesi Utara 95111


Banjarmasin

favehotel Ahmad Yani Banjarmasin

Jl. Ahmad Yani No.Km.2 No.35, Sungai Baru, Kec. Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70122


Palembang

BATIQA Hotel Palembang

Jl. Kapten A. Rivai No.219, 26 Ilir D. I, Kec. Ilir Bar. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30121


Medan

favehotel S. Parman – Medan

Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152


Kota batu

Gendhis Batu Boutique Hotel

Jl. Panglima Sudirman No.7, Ngaglik, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur 65311


Bogor

Amaris Hotel Padjajaran Bogor

Jl. Raya Pajajaran No.25, Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16129

JANUARI 2026

FEBRUARI 2026

MARET 2026

Kamis – Jumat
08 – 09 Januari 2026Kamis – Jumat
15 – 16 Januari 2026Kamis – Jumat
22 – 23 Januari 2026

Kamis – Jumat
29 – 30 Januari 2026

Kamis – Jumat
05 – 06 Februari 2026Kamis – Jumat
12 – 13 Februari 2026Kamis – Jumat
19 – 20 Februari 2026

Kamis – Jumat
26 – 27 Februari 2026

Kamis – Jumat
05 – 06 Maret 2026Kamis – Jumat
12 – 13 Maret 2026Senin – Selasa
16 – 17 Maret 2026

Kamis – Jumat
26 – 27 Maret 2026

APRIL 2026

MEI 2026

JUNI 2026

Kamis – Jumat
02 – 03 April 2026Kamis – Jumat
09 – 10 April 2026Kamis – Jumat
16 – 17 April 2026

Kamis – Jumat
23 – 24 April 2026

Kamis – Jumat
30 April – 01 Mei 2026Kamis – Jumat
07 – 08 Mei 2026Jumat – Sabtu
15 – 16 Mei 2026

Kamis – Jumat
21 – 22 Mei 2026

Kamis – Jumat
04 – 05 Juni 2026Kamis – Jumat
11 – 12 Juni 2026Kamis – Jumat
18 – 19 Juni 2026

Kamis – Jumat
25 – 26 Juni 2026

JULI 2026

AGUSTUS 2026

SEPTEMBER 2026

Kamis – Jumat
02 – 03 Juli 2026Kamis – Jumat
09 – 10 Juli 2026Kamis – Jumat
16 – 17 Juli 2026

Kamis – Jumat
23 – 24 Juli 2026

Kamis – Jumat
30 – 31 Juli 2026

Kamis – Jumat
06 – 07 Agustus 2026Kamis – Jumat
13 – 14 Agustus 2026Kamis – Jumat
20 – 21 Agustus 2026

Kamis – Jumat
27 – 28 Agustus 2026

Kamis – Jumat
03 – 04 September 2026Kamis – Jumat
10 – 11 September 2026Kamis – Jumat
17 – 18 September 2026

Kamis – Jumat
24 – 25 September 2026

OKTOBER 2026

NOVEMBER 2026

DESEMBER 2026

Kamis – Jumat
01 – 02 Oktober 2026Kamis – Jumat
08 – 09 Oktober 2026Kamis – Jumat
15 – 16 Oktober 2026

Kamis – Jumat
22 – 23 Oktober 2026

Kamis – Jumat
29 – 30 Oktober 2026

Kamis – Jumat
05 – 06 November 2026Kamis – Jumat
12 – 13 November 2026Kamis – Jumat
19 – 20 November 2026

Kamis – Jumat
26 – 27 November 2026

Kamis – Jumat
03 – 04 Desember 2026Kamis – Jumat
10 – 11 Desember 2026Kamis – Jumat
17 – 18 Desember 2026

Rabu – Kamis
23 – 24 Desember 2026

Jakarta

Yello hotel harmoni


Jl. Hayam Wuruk No.6, Kb. Klp., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10120


Yogjakarta

Unisi Hotel Malioboro

Jl. Ps. Kembang No.42, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55271


Surabaya

Hotel La Lisa Surabaya

Jl. Raya Nginden No.82, Baratajaya, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60284


Malang

Gets Hotel Malang

Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119


Samarinda

Hotel Horison Samarinda

Jl. Imam Bonjol No.9, Pelabuhan, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75242


 Bandung

Best Western Premier La Grande
Jl. Merdeka No.25-29, Babakan Ciamis, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40117


Bali

Hotel ZIA Bali – Kuta

Jl. ​Ciung Wanara 17, Br. Tegal, Kuta, Kec. Kuta, Kuta, Bali 80361


Lombok

Montana Premier Senggigi

Jl. Raya Senggigi No.KM 12, Senggigi, Kec. Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Bar. 83355

Labuhan Bajo

Parlezo Hotel

GV6M+282, Labuan Bajo, Kec. Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Tim


Makassar

favehotel Pantai Losari – Makassar

Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112


Manado

Whiz Prime Hotel Megamas Manado

Kawasan Megamas, Jl. Piere Tendean, Kota Manado, Sulawesi Utara 95111


Banjarmasin

favehotel Ahmad Yani Banjarmasin

Jl. Ahmad Yani No.Km.2 No.35, Sungai Baru, Kec. Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70122


Palembang

BATIQA Hotel Palembang

Jl. Kapten A. Rivai No.219, 26 Ilir D. I, Kec. Ilir Bar. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30121


Medan

favehotel S. Parman – Medan

Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152


Kota batu

Gendhis Batu Boutique Hotel

Jl. Panglima Sudirman No.7, Ngaglik, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur 65311


Bogor

Amaris Hotel Padjajaran Bogor

Jl. Raya Pajajaran No.25, Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16129

TIDAK MENGINAP
Rp. 4.000.000
Tidak ada fasilitas penginapan
Coffee Break & Lunch
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
City Tour
Flashdisk Berisi Materi Bimtek
Antar jemput bagi peserta rombongan (min 5 orang)
MENGINAP
Rp. 5.000.000
Menginap di Hotel (Twin Sharing)
Coffee Break, Lunch & Dinner
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
City Tour
Flashdisk Berisi Materi Bimtek
Antar jemput bagi peserta rombongan (min 5 orang)
BIMTEK ONLINE
Rp. 2.500.000
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
Note: Biaya dapat berubah sesuai lokasi dan Durasi Pelatihan/Bimtek yang di laksanakan