Digital Marketing dan Digital Business: Strategi, Kompetensi, dan Karier di Era Transformasi Digital

Digital Marketing dan Digital Business menjadi kompetensi penting di era digital untuk mengembangkan pemasaran, bisnis, teknologi, dan karier profesional.

Tag Terkait

Rp5.000.000

Deskripsi dan Penjelasan

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara perusahaan menjalankan bisnis, berkomunikasi dengan pelanggan, memasarkan produk, dan membangun hubungan dengan pasar. Jika sebelumnya kegiatan pemasaran sangat bergantung pada media konvensional, saat ini perusahaan dapat menjangkau konsumen melalui website, mesin pencari, media sosial, marketplace, email, aplikasi, hingga berbagai platform digital lainnya.

Perubahan tersebut juga membuat konsep bisnis ikut berkembang. Perusahaan tidak hanya membutuhkan strategi pemasaran digital, tetapi juga perlu memahami bagaimana teknologi digunakan untuk menciptakan produk, layanan, pengalaman pelanggan, proses operasional, hingga model bisnis baru.

Dua kompetensi yang semakin relevan dalam kondisi tersebut adalah Digital Marketing dan Digital Business.

Digital Marketing berfokus pada bagaimana teknologi dan kanal digital digunakan untuk menjangkau, menarik, melibatkan, dan mempertahankan pelanggan. Sementara itu, Digital Business memiliki cakupan yang lebih luas karena membahas bagaimana teknologi digital digunakan dalam keseluruhan aktivitas bisnis.

Keduanya saling berhubungan, tetapi bukan merupakan istilah yang sama.

Pemahaman mengenai digital marketing dan digital business menjadi penting bagi profesional, pelaku usaha, perusahaan, maupun individu yang ingin mengembangkan karier di tengah transformasi digital.


Apa Itu Digital Marketing?

Digital Marketing adalah aktivitas pemasaran yang memanfaatkan teknologi dan kanal digital untuk menyampaikan nilai produk atau layanan kepada target audiens.

Digital marketing tidak hanya berarti membuat postingan di media sosial.

Di dalamnya terdapat berbagai aktivitas seperti:

  • Search Engine Optimization atau SEO;
  • Search Engine Marketing;
  • social media marketing;
  • content marketing;
  • email marketing;
  • digital advertising;
  • influencer marketing;
  • marketplace marketing;
  • marketing automation;
  • analytics;
  • customer engagement;
  • conversion optimization.

Tujuan akhirnya bukan sekadar mendapatkan perhatian, tetapi menghasilkan dampak bisnis seperti:

Awareness → Engagement → Leads → Conversion → Retention.

Karena itu, digital marketing membutuhkan perpaduan antara kreativitas, strategi, teknologi, komunikasi, dan analisis data.


Apa Itu Digital Business?

Digital Business merupakan pendekatan bisnis yang memanfaatkan teknologi digital dalam menciptakan, menyampaikan, dan mengembangkan nilai bisnis.

Cakupannya lebih luas dibandingkan digital marketing.

Digital Business dapat mencakup:

  • digital products;
  • e-commerce;
  • platform digital;
  • digital customer experience;
  • business analytics;
  • digital operation;
  • automation;
  • digital payment;
  • data-driven decision making;
  • digital transformation;
  • pengembangan model bisnis digital.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan yang menjual produk melalui marketplace sedang melakukan aktivitas digital commerce.

Namun ketika perusahaan tersebut mulai mengintegrasikan:

website + marketplace + CRM + data pelanggan + pembayaran digital + otomatisasi + analitik

maka pembahasannya sudah masuk ke area Digital Business yang lebih luas.


Hubungan Digital Marketing dan Digital Business

Digital Marketing dan Digital Business bukan dua bidang yang berdiri sendiri.

Keduanya memiliki hubungan yang sangat erat.

Sederhananya:

Digital Business = bagaimana bisnis beroperasi dan menciptakan nilai dengan teknologi digital.

Digital Marketing = bagaimana bisnis memasarkan dan mengomunikasikan nilai tersebut melalui kanal digital.

Contohnya sebuah perusahaan memiliki produk aplikasi.

Digital Business dapat mencakup:

  • pengembangan aplikasi;
  • sistem pembayaran;
  • model subscription;
  • customer experience;
  • data pelanggan;
  • sistem operasional.

Sementara Digital Marketing dapat mencakup:

  • SEO;
  • iklan digital;
  • media sosial;
  • content marketing;
  • email marketing;
  • influencer campaign.

Jadi, digital marketing merupakan salah satu bagian penting dalam ekosistem bisnis digital.


Mengapa Digital Marketing dan Digital Business Penting?

Transformasi digital membuat persaingan bisnis menjadi semakin dinamis.

Perusahaan tidak hanya bersaing dari sisi produk dan harga, tetapi juga dari:

  • kecepatan layanan;
  • pengalaman pelanggan;
  • kemudahan transaksi;
  • kualitas informasi;
  • personalisasi;
  • kehadiran digital;
  • kemampuan memanfaatkan data.

Konsumen juga semakin terbiasa mencari informasi sebelum membeli.

Perjalanan pelanggan dapat dimulai dari:

Google → media sosial → website → marketplace → review → transaksi → customer service.

Artinya, perusahaan membutuhkan strategi digital yang terintegrasi.

Tidak cukup hanya memiliki akun media sosial.

Perusahaan juga perlu memahami bagaimana seluruh kanal tersebut berhubungan dengan tujuan bisnis.


Pilar Utama Digital Marketing

Digital Marketing memiliki beberapa komponen utama.

Search Engine Optimization

SEO bertujuan meningkatkan visibilitas website pada mesin pencari secara organik.

Aktivitasnya dapat mencakup:

  • keyword research;
  • content creation;
  • technical SEO;
  • on-page optimization;
  • link building;
  • website optimization.

SEO membutuhkan kombinasi antara pemahaman audiens, konten, teknologi, dan analisis.


Social Media Marketing

Media sosial menjadi salah satu kanal penting untuk membangun hubungan dengan audiens.

Strateginya dapat mencakup:

  • content planning;
  • content creation;
  • community engagement;
  • social media advertising;
  • influencer collaboration;
  • performance analysis.

Media sosial bukan hanya tempat publikasi, tetapi juga sumber informasi mengenai perilaku dan kebutuhan audiens.


Content Marketing

Content marketing menggunakan konten untuk memberikan informasi dan membangun hubungan dengan target audiens.

Bentuknya dapat berupa:

  • artikel;
  • video;
  • infografis;
  • podcast;
  • ebook;
  • webinar;
  • social media content.

Konten yang baik seharusnya memiliki hubungan dengan kebutuhan audiens sekaligus tujuan bisnis.


Digital Advertising

Digital advertising memungkinkan perusahaan menargetkan audiens berdasarkan berbagai parameter.

Contohnya:

  • lokasi;
  • usia;
  • minat;
  • perilaku;
  • keyword;
  • aktivitas digital.

Namun, iklan digital tidak cukup hanya dengan menentukan budget.

Profesional juga perlu memahami:

Targeting → Creative → Landing Page → Conversion → Measurement.


Email Marketing

Email marketing dapat digunakan untuk:

  • lead nurturing;
  • promosi;
  • customer retention;
  • informasi produk;
  • newsletter;
  • campaign automation.

Strategi ini dapat menjadi bagian dari customer journey yang lebih panjang.


Marketing Analytics

Data menjadi bagian penting dalam digital marketing.

Profesional perlu memahami metrik seperti:

  • impressions;
  • reach;
  • engagement;
  • click-through rate;
  • conversion rate;
  • cost per click;
  • cost per acquisition;
  • return on advertising spend;
  • customer acquisition cost.

Dengan data, keputusan marketing dapat dibuat berdasarkan performa, bukan hanya asumsi.


Pilar Utama Digital Business

Digital Business memiliki ruang lingkup yang lebih luas.

Digital Customer Experience

Pelanggan saat ini mengharapkan proses yang cepat dan mudah.

Digital customer experience mencakup:

  • website;
  • aplikasi;
  • chatbot;
  • pembayaran;
  • customer service;
  • personalisasi;
  • after-sales service.

Setiap titik interaksi dapat memengaruhi persepsi pelanggan terhadap perusahaan.


E-Commerce

E-commerce memungkinkan transaksi berlangsung secara digital.

Perusahaan perlu mengelola:

  • katalog;
  • harga;
  • stok;
  • pembayaran;
  • pengiriman;
  • promosi;
  • customer service;
  • analisis penjualan.

Digital marketing membantu mendatangkan traffic, sedangkan digital business memastikan keseluruhan sistem transaksi dapat berjalan.


Data-Driven Business

Bisnis digital menghasilkan data dalam jumlah besar.

Data dapat berasal dari:

  • transaksi;
  • website;
  • media sosial;
  • aplikasi;
  • customer service;
  • marketplace;
  • CRM.

Data tersebut dapat digunakan untuk memahami:

  • perilaku pelanggan;
  • produk populer;
  • tren permintaan;
  • efektivitas campaign;
  • customer retention.

Business Automation

Teknologi digital memungkinkan berbagai proses bisnis diotomatisasi.

Contohnya:

Customer mengisi formulir → data masuk CRM → sistem mengirim email → sales mendapatkan notifikasi → customer mendapatkan follow-up.

Otomatisasi seperti ini dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi pekerjaan manual.


Digital Payment

Pembayaran digital menjadi salah satu komponen penting dalam ekosistem bisnis modern.

Perusahaan dapat mengintegrasikan:

  • transfer digital;
  • virtual account;
  • payment gateway;
  • QR payment;
  • digital wallet.

Kemudahan pembayaran dapat menjadi bagian dari customer experience.


Kompetensi Digital Marketing

Profesional Digital Marketing membutuhkan kombinasi kompetensi teknis dan nonteknis.

Beberapa di antaranya:

  • digital marketing strategy;
  • SEO;
  • content marketing;
  • social media;
  • digital advertising;
  • analytics;
  • copywriting;
  • branding;
  • customer journey;
  • conversion optimization.

Selain itu, dibutuhkan kemampuan:

  • komunikasi;
  • kreativitas;
  • analytical thinking;
  • problem solving;
  • adaptability.

Pembahasan lebih khusus mengenai kompetensi tersebut dapat dilanjutkan melalui artikel Kompetensi Digital Marketing yang Dibutuhkan di Era Transformasi Digital.


Kompetensi Digital Business

Digital Business membutuhkan perspektif yang lebih luas.

Profesional perlu memahami:

  • digital strategy;
  • business model;
  • customer experience;
  • digital operations;
  • data;
  • technology;
  • e-commerce;
  • automation;
  • innovation;
  • digital transformation.

Kemampuan bisnis tetap penting karena teknologi pada akhirnya harus menghasilkan nilai.

Teknologi bukan tujuan akhir.

Teknologi → proses → pengalaman pelanggan → nilai bisnis.


Hard Skill dan Soft Skill di Bidang Digital

Baik Digital Marketing maupun Digital Business membutuhkan perpaduan antara hard skill dan soft skill.

Hard Skill Soft Skill
SEO Komunikasi
Digital Ads Kreativitas
Analytics Problem Solving
Content Strategy Adaptasi
CRM Critical Thinking
E-Commerce Kolaborasi
Data Analysis Strategic Thinking
Marketing Technology Leadership

Semakin tinggi posisi profesional, semakin besar kebutuhan terhadap kemampuan strategis dan kepemimpinan.


Baca Juga

Sertifikasi Digital Marketing: Panduan Lengkap Uji Kompetensi dan Karier

Kompetensi Digital Marketing yang Dibutuhkan di Era Transformasi Digital

Sertifikasi Digital Business: Panduan Kompetensi Bisnis di Era Digital

Digital Marketing vs Digital Business: Perbedaan Kompetensi dan Karier


Digital Marketing dan Data

Salah satu perubahan terbesar dalam digital marketing adalah meningkatnya penggunaan data.

Marketing modern tidak hanya bertanya:

“Konten apa yang bagus?”

Tetapi juga:

“Konten mana yang menghasilkan hasil terbaik?”

Contohnya:

Metrik Fungsi
Reach Mengukur jangkauan
Engagement Rate Mengukur interaksi
CTR Mengukur klik
Conversion Rate Mengukur konversi
CAC Mengukur biaya akuisisi
ROAS Mengukur hasil iklan
Retention Mengukur pelanggan yang bertahan

Kemampuan membaca data membantu marketer mengambil keputusan yang lebih objektif.


Digital Business dan Data

Dalam Digital Business, data digunakan tidak hanya untuk marketing.

Data dapat membantu:

  • forecasting;
  • inventory planning;
  • customer segmentation;
  • product development;
  • operational efficiency;
  • pricing;
  • customer retention.

Perusahaan yang mampu menghubungkan data dari berbagai sumber dapat memiliki gambaran bisnis yang lebih komprehensif.


Peran Artificial Intelligence dalam Digital Marketing dan Digital Business

AI semakin banyak digunakan dalam ekosistem digital.

Dalam Digital Marketing, AI dapat membantu:

  • ide konten;
  • copywriting;
  • customer segmentation;
  • analisis data;
  • personalisasi;
  • campaign optimization.

Dalam Digital Business, AI dapat digunakan untuk:

  • customer service;
  • forecasting;
  • automation;
  • recommendation system;
  • document processing;
  • business analytics.

Namun, AI tetap membutuhkan pengawasan manusia.

Profesional perlu memahami:

  • validasi informasi;
  • keamanan data;
  • etika;
  • privacy;
  • bias;
  • kualitas output.

Dengan demikian, AI menjadi alat pendukung strategi, bukan pengganti keseluruhan proses bisnis.


Transformasi Digital Bukan Sekadar Digitalisasi

Istilah digitalisasi dan transformasi digital sering digunakan secara bergantian.

Padahal, keduanya memiliki makna yang berbeda.

Digitalisasi dapat berarti mengubah proses manual menjadi digital.

Contohnya:

Dokumen kertas → dokumen digital.

Sementara transformasi digital memiliki cakupan lebih luas.

Contohnya:

Proses manual → sistem digital → data terintegrasi → otomatisasi → analitik → model bisnis baru.

Transformasi digital dapat mengubah bukan hanya alat yang digunakan, tetapi juga cara organisasi bekerja dan menciptakan nilai.


Digital Marketing dan Digital Business dalam Perusahaan

Perusahaan dapat melihat hubungan keduanya melalui customer journey.

Misalnya:

Awareness

Digital Marketing membuat konsumen mengetahui produk.

↓

Consideration

Konten dan informasi membantu konsumen memahami produk.

↓

Conversion

Platform digital membantu proses pembelian.

↓

Transaction

Sistem pembayaran memproses transaksi.

↓

Experience

Customer service dan produk memberikan pengalaman.

↓

Retention

CRM dan marketing automation menjaga hubungan dengan pelanggan.

↓

Data

Seluruh proses menghasilkan data.

↓

Optimization

Data digunakan untuk memperbaiki strategi bisnis.

Inilah alasan Digital Marketing dan Digital Business perlu dipandang sebagai ekosistem yang saling terhubung.


Sertifikasi Digital Marketing dan Digital Business

Seiring meningkatnya kebutuhan kompetensi digital, sertifikasi dapat menjadi salah satu sarana untuk menunjukkan kemampuan profesional.

Dalam ekosistem sertifikasi kompetensi, calon peserta perlu melihat skema kompetensi yang sesuai dengan bidang dan pekerjaan.

Saat ini, profil LSP Teknologi Rekayasa dan Informatika yang tercantum di BNSP memuat skema Pemasaran Digital (Digital Marketing) dengan 10 unit kompetensi dan skema Bisnis Digital (Digital Business) dengan 8 unit kompetensi. LSP tersebut tercatat berstatus aktif pada direktori BNSP.

Artinya, Digital Marketing dan Digital Business dapat diposisikan sebagai dua jalur kompetensi yang berbeda tetapi saling berkaitan.

Untuk pembahasan khusus mengenai proses sertifikasi Digital Marketing, artikel turunannya dapat diarahkan ke:

Sertifikasi Digital Marketing: Panduan Lengkap Uji Kompetensi dan Karier

Sedangkan bagi profesional yang ingin memahami kompetensi bisnis berbasis teknologi, dapat dilanjutkan ke:

Sertifikasi Digital Business: Panduan Kompetensi Bisnis di Era Digital


Sertifikasi Bukan Pengganti Pengalaman

Sertifikasi dapat menjadi bukti kompetensi, tetapi tidak seharusnya dipandang sebagai pengganti pengalaman kerja.

Dalam pengembangan karier digital, kombinasi yang lebih kuat adalah:

Pengetahuan + Praktik + Portofolio + Pengalaman + Sertifikasi.

Contohnya, seorang Digital Marketing Specialist dapat memiliki:

  • sertifikasi;
  • portofolio campaign;
  • pengalaman mengelola media sosial;
  • kemampuan analytics;
  • pengalaman menggunakan advertising platform.

Sementara seorang Digital Business professional dapat memiliki:

  • pemahaman business model;
  • pengalaman digital transformation;
  • kemampuan data;
  • pengalaman mengelola platform digital;
  • sertifikasi kompetensi.

Peluang Karier Digital Marketing

Perkembangan ekosistem digital menciptakan berbagai posisi pekerjaan.

Contohnya:

  • Digital Marketing Specialist;
  • SEO Specialist;
  • Social Media Specialist;
  • Content Strategist;
  • Performance Marketing Specialist;
  • Digital Advertising Specialist;
  • CRM Specialist;
  • Marketing Analyst;
  • E-Commerce Specialist;
  • Digital Marketing Manager.

Setiap posisi memiliki kombinasi kompetensi yang berbeda.


Peluang Karier Digital Business

Karier Digital Business dapat memiliki cakupan yang lebih luas.

Beberapa contohnya:

  • Digital Business Specialist;
  • Business Development Specialist;
  • Digital Transformation Specialist;
  • E-Commerce Manager;
  • Product Manager;
  • Digital Strategy Specialist;
  • Business Analyst;
  • Digital Project Manager;
  • Innovation Specialist;
  • Digital Business Manager.

Pada tingkat manajerial, pemahaman mengenai teknologi, bisnis, pelanggan, dan data menjadi semakin penting.


Bagaimana Memulai Karier di Bidang Digital?

Bagi pemula, tidak perlu mempelajari seluruh bidang sekaligus.

Gunakan pendekatan bertahap.

Tahap 1 — Digital Literacy

Pahami:

  • internet;
  • platform digital;
  • data;
  • cloud;
  • keamanan digital.

Tahap 2 — Pilih Fokus

Tentukan apakah ingin lebih fokus pada:

Digital Marketing

atau

Digital Business.

Tahap 3 — Bangun Kompetensi

Pelajari skill yang sesuai.

Tahap 4 — Praktik

Kerjakan proyek sederhana.

Tahap 5 — Bangun Portofolio

Dokumentasikan hasil pekerjaan.

Tahap 6 — Sertifikasi

Jika tersedia dan relevan, ikuti sertifikasi kompetensi yang sesuai.

Tahap 7 — Pengalaman

Gunakan kompetensi tersebut dalam pekerjaan nyata.


Contoh Portofolio Digital Marketing

Portofolio tidak harus berasal dari perusahaan besar.

Pemula dapat membuat proyek seperti:

Project 1: Strategi media sosial untuk UMKM.

Project 2: Keyword research dan SEO artikel.

Project 3: Simulasi digital advertising campaign.

Project 4: Content calendar 30 hari.

Project 5: Analisis performa media sosial.

Yang penting dapat menunjukkan:

Masalah → Strategi → Implementasi → Data → Evaluasi.


Contoh Portofolio Digital Business

Portofolio Digital Business dapat berupa:

Project 1: Analisis model bisnis digital.

Project 2: Digital transformation roadmap.

Project 3: Customer journey mapping.

Project 4: Analisis e-commerce.

Project 5: Digital business model canvas.

Project 6: Analisis peluang produk digital.

Portofolio tersebut menunjukkan kemampuan melihat hubungan antara teknologi dan kebutuhan bisnis.


Digital Marketing vs Digital Business

Secara sederhana:

Aspek Digital Marketing Digital Business
Fokus Pemasaran Keseluruhan bisnis digital
Tujuan Mendapatkan dan mempertahankan pelanggan Menciptakan dan mengembangkan nilai bisnis
Ruang lingkup Marketing Marketing, operasi, produk, data, teknologi
Kompetensi SEO, ads, content, analytics Strategy, business model, data, technology
Output Leads, traffic, conversion, engagement Revenue, efficiency, innovation, business growth
Orientasi Customer acquisition & retention Business transformation
Karier Digital Marketer Digital Business Specialist/Manager

Namun, batas keduanya tidak selalu kaku.

Seorang Digital Marketing Manager tetap perlu memahami bisnis, sedangkan seorang Digital Business professional perlu memahami bagaimana pemasaran digital membantu pertumbuhan bisnis.


Kesalahan dalam Transformasi Digital

Beberapa organisasi melakukan transformasi digital hanya dengan membeli teknologi.

Padahal, teknologi tanpa strategi belum tentu menghasilkan perubahan.

Kesalahan yang sering terjadi antara lain:

  • membeli tools tanpa kebutuhan yang jelas;
  • tidak melatih SDM;
  • tidak memiliki KPI;
  • data tidak terintegrasi;
  • mengabaikan customer experience;
  • tidak melakukan evaluasi;
  • terlalu fokus pada teknologi;
  • tidak menyesuaikan proses bisnis.

Transformasi digital seharusnya dimulai dari pertanyaan:

Masalah bisnis apa yang ingin diselesaikan?

Baru kemudian menentukan:

Teknologi apa yang paling tepat digunakan?


Strategi Membangun Kompetensi Digital

Organisasi dapat menggunakan pendekatan:

Identify → Train → Practice → Assess → Improve.

Identify

Identifikasi kebutuhan kompetensi.

Train

Berikan pelatihan sesuai kebutuhan.

Practice

Berikan proyek atau kasus nyata.

Assess

Evaluasi kemampuan.

Improve

Lakukan pengembangan berkelanjutan.

Pendekatan ini membuat pengembangan SDM lebih terarah.


Masa Depan Digital Marketing dan Digital Business

Perkembangan teknologi seperti AI, data analytics, automation, cloud computing, dan platform digital akan terus memengaruhi dunia bisnis.

Digital Marketing kemungkinan semakin mengarah pada:

  • personalization;
  • automation;
  • AI-assisted content;
  • predictive analytics;
  • omnichannel marketing;
  • customer data platform.

Sementara Digital Business akan semakin banyak berkaitan dengan:

  • digital ecosystem;
  • AI;
  • data-driven business;
  • automation;
  • platform economy;
  • digital products;
  • customer experience;
  • business model innovation.

Karena itu, kemampuan belajar dan beradaptasi menjadi kompetensi yang sangat penting.


FAQ

Apa perbedaan Digital Marketing dan Digital Business?

Digital Marketing berfokus pada pemasaran melalui kanal digital, sedangkan Digital Business memiliki cakupan lebih luas, yaitu bagaimana teknologi digital digunakan dalam keseluruhan aktivitas dan model bisnis.

Apakah Digital Marketing merupakan bagian dari Digital Business?

Ya. Digital Marketing dapat menjadi salah satu komponen dalam Digital Business karena pemasaran merupakan bagian dari keseluruhan aktivitas bisnis.

Apakah Digital Marketing dan Digital Business membutuhkan kemampuan teknologi?

Keduanya membutuhkan literasi teknologi digital. Namun, tingkat kemampuan teknis yang diperlukan dapat berbeda sesuai posisi dan skema kompetensi yang dipilih.

Apakah ada sertifikasi Digital Marketing dan Digital Business?

Ada skema kompetensi yang berkaitan dengan Digital Marketing dan Digital Business. Sebelum mendaftar, calon peserta perlu memeriksa skema, unit kompetensi, persyaratan, serta status LSP melalui sumber resmi.


Kesimpulan

Digital Marketing dan Digital Business merupakan dua bidang yang semakin penting dalam menghadapi transformasi digital. Digital Marketing berfokus pada pemanfaatan kanal digital untuk membangun hubungan dengan pelanggan dan mendukung pemasaran, sedangkan Digital Business memiliki cakupan lebih luas dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam model, proses, produk, dan strategi bisnis.

Keduanya membutuhkan kombinasi antara kompetensi digital, kemampuan analisis, pemahaman bisnis, kreativitas, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi.

Bagi profesional, pengembangan kompetensi dapat dilakukan melalui pembelajaran, praktik, proyek, portofolio, pengalaman kerja, dan sertifikasi yang sesuai.

Dalam ekosistem sertifikasi BNSP saat ini, LSP Teknologi Rekayasa dan Informatika mencantumkan Digital Marketing dengan 10 unit kompetensi serta Digital Business dengan 8 unit kompetensi, sehingga kedua bidang tersebut dapat dikembangkan sebagai jalur kompetensi profesional yang berbeda namun saling melengkapi.

Untuk pembaca yang ingin memperdalam topik, artikel pilar ini dapat menjadi pintu masuk menuju pembahasan yang lebih spesifik mengenai sertifikasi Digital Marketing, kompetensi Digital Marketing, sertifikasi Digital Business, serta perbedaan Digital Marketing dan Digital Business.

Kembangkan kompetensi digital, bangun portofolio, buktikan kemampuan profesional, dan siapkan diri menghadapi dunia bisnis yang semakin terhubung dengan teknologi.

Untuk informasi pelatihan, pengembangan kompetensi, dan uji sertifikasi profesional, hubungi PSKN melalui WhatsApp 0812-6660-0643, telepon (021) 3454 426, email info@trainingpskn.com, atau kunjungi www.trainingpskn.com.

Digital Marketing dan Digital Business menjadi kompetensi penting di era digital untuk mengembangkan pemasaran, bisnis, teknologi, dan karier profesional.

Juli 2026 Agustus 2026 Setember  2026
Kamis – Jum’at, 02-03 Juli 2026 Kamis – Jum’at, 06-07 Agustus 2026 Kamis – Jum’at, 03-04 Setember  2026
Kamis – Jum’at, 09-10 Juli 2026 Kamis – Jum’at, 13-14 Agustus 2026 Kamis – Jum’at, 10-11 Setember  2026
Kamis – Jum’at, 16-17 Juli 2026 Kamis – Jum’at, 20-21 Agustus 2026 Kamis – Jum’at, 17-18 Setember  2026
Kamis – Jum’at, 23-24 Juli 2026 Kamis – Jum’at, 27-28 Agustus 2026 Kamis – Jum’at, 24-25 Setember  2026
Kamis – Jum’at, 30-31 Juli 2026

 

Oktober 2026 November 2026 Desember  2026
Kamis – Jum’at, 01-02 Oktober 2026 Kamis – Jum’at, 05-06 November 2026 Kamis – Jum’at, 03-04 Desember 2026
Kamis – Jum’at, 08-09 Oktober 2026 Kamis – Jum’at, 12-13 November 2026 Kamis – Jum’at, 10-11 Desember 2026
Kamis – Jum’at, 15-16 Oktober 2026 Kamis – Jum’at, 19-20 November 2026 Kamis – Jum’at, 17-18 Desember 2026
Kamis – Jum’at, 22-23 Oktober 2026 Kamis – Jum’at, 26-27 November 2026 Kamis – Jum’at, 24-25 Desember 2026
Kamis – Jum’at, 29-30 Oktober 2026

Jakarta

Yello hotel harmoni


Jl. Hayam Wuruk No.6, Kb. Klp., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10120


Yogjakarta

Unisi Hotel Malioboro

Jl. Ps. Kembang No.42, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55271


Surabaya

Hotel La Lisa Surabaya

Jl. Raya Nginden No.82, Baratajaya, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60284


Malang

Gets Hotel Malang

Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119


Samarinda

Hotel Horison Samarinda

Jl. Imam Bonjol No.9, Pelabuhan, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75242


 Bandung

Best Western Premier La Grande
Jl. Merdeka No.25-29, Babakan Ciamis, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40117


Bali

Hotel ZIA Bali – Kuta

Jl. ​Ciung Wanara 17, Br. Tegal, Kuta, Kec. Kuta, Kuta, Bali 80361


Lombok

Montana Premier Senggigi

Jl. Raya Senggigi No.KM 12, Senggigi, Kec. Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Bar. 83355

Labuhan Bajo

Parlezo Hotel

GV6M+282, Labuan Bajo, Kec. Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Tim


Makassar

favehotel Pantai Losari – Makassar

Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112


Manado

Whiz Prime Hotel Megamas Manado

Kawasan Megamas, Jl. Piere Tendean, Kota Manado, Sulawesi Utara 95111


Banjarmasin

favehotel Ahmad Yani Banjarmasin

Jl. Ahmad Yani No.Km.2 No.35, Sungai Baru, Kec. Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70122


Palembang

BATIQA Hotel Palembang

Jl. Kapten A. Rivai No.219, 26 Ilir D. I, Kec. Ilir Bar. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30121


Medan

favehotel S. Parman – Medan

Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152


Kota batu

Gendhis Batu Boutique Hotel

Jl. Panglima Sudirman No.7, Ngaglik, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur 65311


Bogor

Amaris Hotel Padjajaran Bogor

Jl. Raya Pajajaran No.25, Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16129

TIDAK MENGINAP
Rp. 4.000.000
Tidak ada fasilitas penginapan
Coffee Break & Lunch
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
City Tour
Flashdisk Berisi Materi Bimtek
Antar jemput bagi peserta rombongan (min 5 orang)
MENGINAP
Rp. 5.000.000
Menginap di Hotel (Twin Sharing)
Coffee Break, Lunch & Dinner
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
City Tour
Flashdisk Berisi Materi Bimtek
Antar jemput bagi peserta rombongan (min 5 orang)
BIMTEK ONLINE
Rp. 2.500.000
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
Note: Biaya dapat berubah sesuai lokasi dan Durasi Pelatihan/Bimtek yang di laksanakan