PELATIHAN PEMANTAUAN LERENG TAMBANG
Latar Belakang
Kestabilan lereng tambang merupakan aspek krusial dalam menjamin keselamatan operasional tambang dan keberlanjutan produksi. Keruntuhan lereng dapat menyebabkan kecelakaan kerja, kerusakan alat berat, dan kerugian finansial yang signifikan. Oleh karena itu, pemantauan lereng secara kontinu dan analisis kestabilannya perlu dilakukan oleh personel yang terlatih dengan menggunakan metode dan teknologi terbaru.
Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman teknis dan praktik lapangan terkait teknik pemantauan, interpretasi data, serta tindakan mitigasi untuk menjaga kestabilan lereng tambang.
Tujuan PELATIHAN PEMANTAUAN LERENG TAMBANG
Memahami konsep dasar kestabilan lereng dan mekanisme keruntuhan
Menguasai metode dan alat pemantauan lereng tambang
Mampu melakukan analisis data pemantauan untuk evaluasi kondisi lereng
Mengidentifikasi potensi risiko dan merancang tindakan mitigasi
Meningkatkan kemampuan dalam pembuatan laporan dan dokumentasi pemantauan
Materi PELATIHAN PEMANTAUAN LERENG TAMBANG
Prinsip kestabilan lereng dan jenis keruntuhan
Teknik pemantauan lereng: geoteknik, visual, sensor, drone
Penggunaan alat pemantauan: inclinometer, piezometer, extensometer, radar
Pengumpulan dan analisis data lapangan
Software analisis kestabilan lereng (Slope/W, Rocscience)
Penilaian risiko dan manajemen mitigasi
Studi kasus kecelakaan lereng dan lesson learned
Standar keselamatan dan regulasi tambang
Metode
Presentasi dan diskusi interaktif
Demonstrasi alat pemantauan dan software analisis
Praktik lapangan atau simulasi pemantauan
Studi kasus dan latihan evaluasi risiko
Pre-test dan post-test
Peserta
Engineer dan teknisi tambang
Ahli geoteknik dan geologi tambang
Pengawas keselamatan tambang
Manajer operasional dan perencana tambang
Mahasiswa teknik pertambangan dan geologi
