Pelatihan Oil and Gas Revenue Forecasting
Latar Belakang
Sektor minyak dan gas bumi merupakan salah satu sumber pendapatan utama bagi negara maupun daerah penghasil. Namun, fluktuasi harga minyak dunia dan volume produksi yang tidak selalu stabil menjadi tantangan besar dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan berbasis sumber daya alam. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan analisis dan proyeksi pendapatan migas yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat dan berkelanjutan.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman serta keterampilan praktis dalam membuat proyeksi pendapatan dari sektor migas. Melalui pendekatan berbasis data historis, tren pasar global, serta model-model ekonometrika, peserta akan dibekali kemampuan merancang forecast yang realistis dan dapat dipertanggungjawabkan, baik dalam perencanaan keuangan daerah maupun dalam pengelolaan BUMD sektor energi.
Tujuan Pelatihan
Memahami dasar-dasar forecasting dan analisis tren pendapatan migas.
Mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi penerimaan migas.
Mengembangkan model proyeksi pendapatan migas berbasis data dan asumsi makro.
Meningkatkan kapasitas peserta dalam mendukung perencanaan fiskal berbasis SDA.
Materi Pelatihan
Pengantar Ekonomi Migas dan Sumber Penerimaan
Struktur DBH dan Pendapatan Migas di Indonesia
Teknik Forecasting Dasar (Linear, Moving Average)
Model Ekonometrika untuk Proyeksi Migas
Faktor Global: Harga Minyak, Produksi, dan Geopolitik
Simulasi Proyeksi Pendapatan Berdasarkan Skenario
Integrasi Forecast ke Dalam Perencanaan Keuangan
Studi Kasus Proyeksi DBH Migas di Daerah
Metode Pelatihan
Pemaparan materi interaktif
Diskusi studi kasus aktual
Simulasi menggunakan spreadsheet dan software analitik
Tanya jawab dan umpan balik praktis
Waktu dan Tempat
Menyesuaikan permintaan instansi / peserta
Peserta Pelatihan
Pejabat Bappeda, BPKAD, Dinas ESDM, BUMD Migas, serta staf teknis keuangan daerah lainnya.
