Jakarta, 12 Desember 2024 – PT Krakatau Posco, perusahaan baja terintegrasi terkemuka, menunjukkan komitmennya dalam memanfaatkan teknologi geospasial untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan operasional. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Inhouse Training (IHT) Sistem Informasi Geografis (GIS) Tingkat Dasar bagi karyawan kunci perusahaan.
Pelatihan ini, yang diadakan pada tanggal 11 hingga 12 Desember 2024 di Jakarta, merupakan hasil kolaborasi dengan StudiKnas Training Center (PSKN). Pemanfaatan GIS di industri berat seperti baja sangat vital, tidak hanya untuk pemetaan fisik lahan pabrik yang sangat luas, tetapi juga untuk manajemen aset, perencanaan logistik, hingga mitigasi risiko.
Mengapa GIS Penting bagi Industri Baja?
Industri baja modern seperti Krakatau Posco membutuhkan pengelolaan data yang presisi tinggi. GIS menawarkan solusi untuk mengintegrasikan berbagai jenis data operasional (aset infrastruktur, jaringan pipa, lokasi bahan baku, hingga pergerakan alat berat) ke dalam satu platform visual berbasis peta.
Tujuan utama dari pelatihan ini adalah membekali peserta dengan keterampilan praktis untuk:
- Manajemen Aset Spasial: Menginventarisasi dan memelihara aset pabrik dan lahan menggunakan data geospasial yang akurat, memudahkan identifikasi lokasi maintenance dan inspeksi.
- Optimasi Logistik: Memetakan rute transportasi bahan baku dan produk jadi di dalam dan sekitar kawasan industri, menghemat waktu dan biaya.
- Keselamatan dan Lingkungan: Membantu dalam pemodelan dampak lingkungan, pemetaan zona risiko bencana (misalnya tumpahan bahan kimia), dan perencanaan jalur evakuasi yang efektif.
Materi Pelatihan yang Relevan dengan Sektor Industri
Tim pengajar dari PSKN menyusun kurikulum IHT ini agar sangat relevan dengan kebutuhan lapangan PT Krakatau Posco. Peserta, yang umumnya berasal dari divisi Engineering, Maintenance, HSE (Health, Safety, and Environment), dan Planning, menerima materi inti yang meliputi:
- Konsep Dasar Geospasial: Memahami perbedaan data vektor dan raster, sistem proyeksi peta, dan coordinate system yang digunakan di Indonesia.
- Pengoperasian Perangkat Lunak GIS: Pelatihan intensif dalam menggunakan perangkat lunak GIS terkemuka (seperti yang diindikasikan pada materi presentasi, kemungkinan besar QGIS atau ArcGIS, disesuaikan untuk tingkat dasar). Fokus pada input data, digitasi, dan georeferencing peta.
- Analisis Spasial Dasar: Belajar teknik buffer, overlay, dan query data untuk menjawab pertanyaan operasional, misalnya: “Area mana yang berjarak 50 meter dari jalur pipa utama?” atau “Berapa luas lahan yang terkena dampak pembangunan baru?”.
- Visualisasi dan Output: Membuat peta tematik berkualitas presentasi yang mudah dipahami oleh manajemen untuk pengambilan keputusan cepat.
Investasi pada SDM untuk Efisiensi Jangka Panjang
Pelaksanaan IHT ini merupakan bagian dari investasi berkelanjutan PT Krakatau Posco dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu mengadopsi teknologi 4.0. Dengan memiliki tim internal yang mahir dalam GIS, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan pada konsultan eksternal untuk pekerjaan pemetaan rutin, meningkatkan akurasi data, dan mempercepat proses perencanaan.
“Penguasaan GIS adalah keterampilan wajib di era digital ini. Dengan bekal ilmu dari PSKN, kami berharap para staf dapat segera mengaplikasikan teknik-teknik pemetaan dan analisis spasial ini untuk mendukung smart factory dan menjamin efisiensi serta keamanan maksimal di kawasan industri,” ujar perwakilan perusahaan di akhir sesi pelatihan.
Pelatihan ditutup dengan sesi foto bersama, menunjukkan semangat dan kesiapan para peserta untuk mengimplementasikan ilmu baru yang diperoleh demi kemajuan PT Krakatau Posco.

PT Krakatau Posco sukses menggelar Inhouse Training GIS (Sistem Informasi Geografis) 11-12 Desember 2024 bersama PSKN. Tingkatkan efisiensi manajemen aset dan operasional pabrik baja.