Penguatan Kapasitas Aparatur dalam Tata Kelola Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan IKN
StudiKnas Training Center (Pusat Studi Konsultasi Nasional) kembali menyelenggarakan program pelatihan strategis bertajuk “Tata Kelola Pengadaan Melalui E-Katalog v6 Pasca Perpres No. 46 Tahun 2025”.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari instansi yang terlibat dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 30 Oktober – 1 November 2025.
Pelatihan ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah untuk memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang transparan, efisien, dan sesuai regulasi terkini, terutama dalam konteks percepatan pembangunan IKN sebagai simbol transformasi pemerintahan Indonesia menuju era baru digital dan berkelanjutan.
Latar Belakang Penyelenggaraan
Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan proyek nasional berskala besar yang melibatkan berbagai sektor dan stakeholder strategis.
Sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia, IKN menuntut sistem pengadaan yang terintegrasi, akuntabel, serta mampu mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik dengan tata kelola yang baik.
Penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam penataan ulang sistem pengadaan nasional. Regulasi ini menekankan penyempurnaan E-Katalog versi 6 (v6) sebagai platform utama dalam sistem pengadaan pemerintah.
Perubahan ini mencakup peningkatan fungsi digitalisasi, transparansi proses, serta penguatan kontrol kualitas dan efisiensi pembelanjaan pemerintah.
Namun, perubahan sistem dan mekanisme tersebut tentu memerlukan pemahaman dan adaptasi yang cepat dari para pelaksana teknis di lapangan. Untuk itu, StudiKnas Training Center memfasilitasi kegiatan pelatihan ini agar aparatur dan pengelola pengadaan di lingkungan IKN dapat memahami secara menyeluruh tata cara, strategi, serta prinsip-prinsip baru dalam implementasi E-Katalog v6 sesuai Perpres terbaru.
Tujuan Pelatihan
Kegiatan pelatihan ini dirancang dengan beberapa tujuan utama, yaitu:
Memberikan pemahaman mendalam kepada peserta tentang kebijakan terbaru pengadaan barang/jasa pemerintah pasca terbitnya Perpres No. 46 Tahun 2025.
Meningkatkan kemampuan teknis aparatur dalam mengelola proses pengadaan melalui sistem E-Katalog versi 6.
Mendorong terciptanya transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh tahapan pengadaan di lingkungan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menguatkan kolaborasi lintas sektor antara instansi pusat dan pelaksana teknis proyek IKN dalam rangka mewujudkan sistem pengadaan yang efisien, efektif, dan berintegritas.
Menyiapkan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan pengadaan digital, sesuai arah kebijakan transformasi ekonomi dan tata kelola pemerintahan modern.
Pelaksanaan dan Metode Pembelajaran
Kegiatan pelatihan diselenggarakan di salah satu hotel di Jakarta dengan metode interactive learning dan pendekatan praktik langsung.
Selama tiga hari, peserta mengikuti kombinasi kegiatan berupa:
Pemaparan regulasi dan kebijakan terbaru, termasuk penjelasan teknis Perpres No. 46 Tahun 2025 dan implikasinya bagi proyek pengadaan pemerintah.
Sesi praktik dan simulasi E-Katalog v6, yang memandu peserta menggunakan sistem pengadaan digital mulai dari perencanaan hingga evaluasi.
Diskusi kelompok dan studi kasus, membahas berbagai situasi nyata yang dihadapi dalam pelaksanaan pengadaan proyek IKN.
Sesi evaluasi dan umpan balik, untuk mengukur tingkat pemahaman serta kemampuan peserta setelah mengikuti pelatihan.
Metode pembelajaran ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan langsung prinsip-prinsip tata kelola pengadaan digital di lapangan.
Pokok Materi yang Diajarkan
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi komprehensif dari narasumber berpengalaman, meliputi:
Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pasca Perpres No. 46 Tahun 2025
– Membahas perubahan regulasi, ruang lingkup, dan tanggung jawab pelaksana.Pengenalan dan Implementasi E-Katalog v6
– Fitur-fitur baru, mekanisme transaksi, serta tata cara input data pengadaan.Strategi Efisiensi dan Akuntabilitas Pengadaan di IKN
– Penerapan prinsip value for money dan mitigasi risiko dalam proses pengadaan.Integrasi Pengadaan dengan Sistem Informasi Pemerintah
– Sinkronisasi data antar instansi dan sistem digital berbasis SPSE dan SIMDA.Studi Kasus Implementasi Pengadaan Infrastruktur IKN
– Analisis kendala, solusi teknis, dan best practice dari berbagai proyek strategis.Manajemen Risiko dan Pengendalian Internal dalam Pengadaan Barang/Jasa
– Langkah pencegahan fraud, konflik kepentingan, dan penyimpangan prosedural.Audit dan Evaluasi Pelaksanaan Pengadaan
– Pendekatan monitoring berbasis data dan evaluasi kinerja penyedia.Rencana Aksi Penguatan Tata Kelola Pengadaan di Lingkungan IKN
– Penyusunan strategi tindak lanjut dan roadmap pengembangan sistem.
Suasana Pelatihan dan Antusiasme Peserta
Pelatihan berlangsung dalam suasana profesional, penuh interaksi, dan antusias. Para peserta aktif berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman terkait implementasi pengadaan di instansi masing-masing.
Pemateri dari StudiKnas Training Center juga memberikan banyak contoh nyata dan praktik terbaik yang dapat diterapkan di lingkungan kerja peserta.
Sesi simulasi E-Katalog menjadi salah satu bagian paling menarik, di mana peserta dapat langsung mencoba fitur-fitur terkini dari sistem v6 yang lebih user-friendly dan transparan.
Selain itu, terdapat sesi tanya jawab interaktif yang membahas kendala umum seperti proses verifikasi penyedia, update harga produk, dan pengelolaan dokumen pengadaan digital.
Manfaat yang Diperoleh Peserta
Peserta pelatihan mendapatkan banyak manfaat langsung dari kegiatan ini, antara lain:
Pemahaman komprehensif terhadap perubahan regulasi pengadaan pasca Perpres No. 46 Tahun 2025.
Kemampuan praktis dalam mengoperasikan E-Katalog versi terbaru dengan efisien.
Peningkatan kapasitas manajerial dan teknis dalam perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan pengadaan barang/jasa.
Penguatan budaya integritas dan akuntabilitas dalam setiap proses pengadaan.
Terbangunnya jejaring komunikasi dan koordinasi antar instansi yang terlibat dalam pembangunan IKN.
Manfaat tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat peran SDM aparatur sebagai pelaksana pembangunan yang profesional dan berintegritas tinggi.
Penutupan dan Komitmen Bersama
Kegiatan pelatihan ditutup dengan sesi refleksi dan foto bersama seluruh peserta dan narasumber. Dalam sambutannya, perwakilan StudiKnas Training Center menegaskan bahwa tata kelola pengadaan yang baik adalah fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang transparan dan berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara.
Para peserta menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan yang komprehensif, relevan, dan aplikatif. Diharapkan, hasil dari pelatihan ini dapat diterapkan secara nyata dalam mendukung percepatan pembangunan IKN sesuai prinsip good governance dan clean procurement.
Tentang StudiKnas Training Center
StudiKnas Training Center – Pusat Studi Konsultasi Nasional adalah lembaga pelatihan dan konsultan profesional yang berkomitmen membantu instansi pemerintah, BUMN, serta lembaga publik dan swasta dalam meningkatkan kapasitas manajemen dan tata kelola kelembagaan.
Melalui berbagai kegiatan pelatihan, workshop, dan bimbingan teknis, StudiKnas telah menjadi mitra strategis bagi banyak instansi dalam memperkuat kompetensi aparatur dan mendorong penerapan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan.
Pelatihan seperti Tata Kelola Pengadaan di Lingkungan IKN ini merupakan bukti nyata komitmen StudiKnas dalam mendukung program transformasi digital dan reformasi birokrasi di Indonesia.
📍 Lokasi: Jakarta
🗓️ Tanggal: 30 Oktober – 1 November 2025
🏢 Peserta: Instansi Pengelola Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN)
🌐 Website: www.trainingpskn.com
📞 Kontak: 0812 6660 0643
📸 IG: @trainingpskn

Pelatihan IKN tentang Tata Kelola Pengadaan melalui E-Katalog v6 pasca Perpres No.46 Tahun 2025 untuk meningkatkan akuntabilitas pembangunan nasional.