Pelatihan Akuntansi Perbankan
Latar Belakang
Sektor perbankan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Akuntansi perbankan berbeda dengan akuntansi sektor lain karena memiliki regulasi khusus yang harus dipatuhi sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, PSAK, maupun IFRS. Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai akuntansi perbankan sangat penting untuk menghasilkan laporan keuangan yang transparan, akurat, serta dapat dipercaya oleh stakeholder.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis akuntansi perbankan mulai dari pencatatan transaksi, pengakuan pendapatan, penyusunan laporan keuangan, hingga analisis laporan perbankan. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan lebih siap menghadapi tantangan regulasi serta meningkatkan kualitas tata kelola keuangan perbankan.
Tujuan Pelatihan Akuntansi Perbankan
Memahami prinsip dan praktik akuntansi perbankan.
Menguasai pencatatan transaksi perbankan sesuai standar.
Menyusun laporan keuangan bank sesuai PSAK dan IFRS.
Meningkatkan kualitas transparansi dan kepatuhan keuangan bank.
Materi Pelatihan Akuntansi Perbankan
Konsep dan prinsip akuntansi perbankan
Regulasi PSAK, IFRS, OJK, dan BI
Pencatatan transaksi perbankan (tabungan, deposito, kredit, giro)
Pengakuan pendapatan dan beban perbankan
Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN)
Penyusunan laporan keuangan bank
Analisis laporan keuangan perbankan
Studi kasus akuntansi perbankan
Metode Pelatihan
Ceramah interaktif
Diskusi dan tanya jawab
Studi kasus perbankan
Simulasi pencatatan dan pelaporan keuangan
Sasaran Peserta
Staf akuntansi dan keuangan perbankan
Auditor internal bank
Manajer keuangan
Pegawai BUMN/BUMD sektor perbankan dan keuangan
Pihak yang ingin memperdalam akuntansi perbankan
