Pelatihan Pengelolaan Risiko Operasi Migas
1. Latar Belakang
Industri minyak dan gas bumi (migas) merupakan sektor strategis yang memiliki risiko tinggi, baik dari sisi operasional, keselamatan kerja, maupun lingkungan. Risiko kebocoran, ledakan, kecelakaan kerja, hingga pencemaran lingkungan dapat menimbulkan kerugian besar, baik finansial maupun reputasi perusahaan. Oleh karena itu, pengelolaan risiko menjadi elemen penting untuk menjamin keberlangsungan operasi migas yang aman dan berkelanjutan.
Penerapan manajemen risiko migas yang baik mencakup identifikasi, analisis, pengendalian, serta mitigasi risiko dengan menggunakan standar internasional seperti ISO 31000, OHSAS, maupun regulasi pemerintah. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam mengenali potensi bahaya, merancang strategi mitigasi, serta mengintegrasikan budaya keselamatan dalam seluruh proses operasi migas.
2. Tujuan Pelatihan Pengelolaan Risiko Operasi Migas
Memahami konsep manajemen risiko dalam industri migas.
Mengidentifikasi potensi risiko operasional di sektor migas.
Menerapkan metode analisis risiko sesuai standar.
Merancang strategi mitigasi dan rencana darurat.
3. Materi Pokok Pelatihan Pengelolaan Risiko Operasi Migas
Konsep dasar manajemen risiko migas.
Identifikasi potensi bahaya dan risiko.
Teknik analisis risiko (HAZOP, FMEA, dll).
Strategi pengendalian dan mitigasi risiko.
Regulasi dan standar keselamatan migas.
Studi kasus kecelakaan migas dan pembelajaran.
Integrasi budaya K3 dalam operasi migas.
4. Metode Pelatihan
Ceramah interaktif
Diskusi kelompok
Simulasi studi kasus
Workshop praktik analisis risiko
5. Sasaran Peserta
Manajer operasi migas
Staf K3 dan lingkungan
Engineer fasilitas migas
Pengawas lapangan dan teknisi
Konsultan migas dan auditor risiko
