Pelatihan Manajemen Risiko dan K3 pada Pekerjaan Kubikel
Latar Belakang
Pekerjaan pada kubikel tegangan menengah mengandung potensi risiko tinggi, seperti bahaya sengatan listrik, ledakan busur api (arc flash), dan kesalahan prosedur operasional. Untuk meminimalkan risiko tersebut, penerapan manajemen risiko dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi krusial. Peningkatan kompetensi pekerja dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko sangat diperlukan untuk menjamin keselamatan kerja dan keberlangsungan operasional instalasi listrik.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai prinsip-prinsip manajemen risiko dan K3 yang relevan dengan pekerjaan pada kubikel, sekaligus membekali peserta dengan prosedur keselamatan, standar operasional, serta tindakan tanggap darurat.
Tujuan Pelatihan Manajemen Risiko dan K3 pada Pekerjaan Kubikel
Memberikan pemahaman prinsip dasar K3 dalam pekerjaan kubikel
Meningkatkan kemampuan analisis risiko dan pengendaliannya
Meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi dan standar keselamatan
Meningkatkan budaya kerja aman dan proaktif terhadap risiko
Menurunkan potensi kecelakaan kerja dan kerugian operasional
Materi Pelatihan Manajemen Risiko dan K3 pada Pekerjaan Kubikel
Pengenalan Kubikel dan Potensi Bahayanya
Prinsip Manajemen Risiko pada Sistem Listrik
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (HIRADC)
Penerapan K3 dalam Pekerjaan Kubikel
Prosedur Operasional Standar (SOP) dan Lock Out Tag Out (LOTO)
Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan Peralatan Safety
Simulasi Tanggap Darurat dan First Aid
Studi Kasus Kecelakaan Kerja di Lingkungan Kubikel
Metode Pelatihan
Ceramah dan presentasi interaktif
Diskusi dan studi kasus
Simulasi praktik lapangan
Evaluasi pemahaman dan kuis
Peserta
Teknisi dan operator listrik
Tim K3 dan pengawas lapangan
Supervisor operasional dan maintenance
Pihak manajemen yang terlibat dalam kelistrikan
Personel yang bekerja di instalasi tegangan menengah
