Training Infrared Thermography
Latar Belakang
Dalam dunia industri dan pemeliharaan fasilitas, deteksi dini terhadap potensi kerusakan atau gangguan sistem sangat penting untuk menghindari downtime dan kerugian yang tidak diinginkan. Salah satu metode paling efektif dan non-destruktif dalam mendeteksi panas berlebih, kebocoran energi, dan anomali lainnya adalah melalui teknologi infrared thermography. Teknik ini mampu memberikan informasi visual tentang distribusi suhu pada suatu objek atau sistem secara real time tanpa menyentuh permukaan.
Infrared thermography telah digunakan luas di berbagai sektor seperti kelistrikan, mekanikal, manufaktur, oil & gas, hingga pemantauan bangunan dan fasilitas umum. Untuk memaksimalkan manfaatnya, dibutuhkan sumber daya manusia yang terampil dalam penggunaan kamera termal, interpretasi hasil, serta pemahaman prinsip kerja dan standar keselamatan. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknisi dan insinyur dalam menggunakan teknologi thermography secara efektif dan akurat.
Tujuan Training Infrared Thermography
Memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip kerja thermography dan aplikasinya di lapangan
Melatih keterampilan penggunaan alat termografi inframerah secara tepat
Meningkatkan kemampuan analisis hasil pemindaian suhu untuk tindakan preventif
Mendorong penerapan teknologi non-destruktif untuk efisiensi dan keamanan sistem
Materi Training Infrared Thermography
Prinsip Dasar Infrared Thermography
Jenis dan Spesifikasi Kamera Termal
Teknik Pengambilan Gambar Termal
Interpretasi Gambar dan Analisis Data Suhu
Aplikasi Thermography dalam Sistem Listrik dan Mekanis
Identifikasi Hot Spot dan Potensi Gangguan
Praktik Lapangan Penggunaan Kamera Termal
Protokol Keselamatan dan Standar Pemeriksaan Termal
Metode Pelatihan
Presentasi dan Diskusi Interaktif
Studi Kasus dan Simulasi
Praktik Langsung dengan Kamera Termal
Evaluasi dan Umpan Balik
